Blog Image
Pertanian

Dengan Pompanisasi, Mentan Amran Yakin Pertanian di Sumedang Bisa Maju Pesat

  • Superadmin
  • Friday, 05 April 2024 14:08 WIB
  • 12 views

Trimedia.id, Sumedang - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan, Suwandi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat 5 April 2024.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk meninjau langsung progres pompanisasi dan potensi pertanian di wilayah tersebut pasca implementasi pompanisasi.

Mentan Amran menyatakan kesiapannya untuk mengairi 300 ribu hektare lahan pertanian di Jawa Barat. Dia meyakini hal tersebut menjadi sebuah langkah yang dapat memberikan dorongan besar bagi sektor pertanian di wilayah tersebut. 

"Dengan potensi lahan yang mencapai 343 ribu hektare, kami optimis ini akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan produktivitas pertanian," ungkap Mentan Amran.

Lebih lanjut, Mentan Amran menjelaskan bahwa melalui pompanisasi, produktivitas pertanian dapat meningkat hingga 200 persen, sebuah angka yang menjanjikan untuk pertumbuhan sektor pertanian di Jawa Barat.

Bahkan, lanjutnya, nilai ekonomi yang tercipta diperkirakan mencapai 15 triliun, yang akan memberikan dorongan besar bagi perekonomian di pedesaan.

Mentan Amran juga menyampaikan kebahagiaan petani atas program pompanisasi dan penambahan subsidi pupuk oleh pemerintah hingga 100 persen.

"Penambahan subsidi pupuk sebesar 100 persen sebagai langkah positif yang akan meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan produksi pertanian," tegasnya.

Di samping itu, Mentan Amran juga mengingatkan akan pentingnya kerja sama semua pihak dalam mengatasi masalah pangan global, dengan mengajak seluruh pihak terlibat di dalamnya.

"Kami yakin masalah pangan dapat diatasi, yang merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan negara," jelasnya.

Sementara, pada kesempatan tersebut, Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menyampaikan pengalamannya terkait perubahan yang terjadi setelah implementasi pompanisasi di Sumedang. 

"Ada perubahan yang signifikan dimana petani yang sebelumnya mengandalkan air hujan, kini dapat melakukan penanaman hingga tiga kali lipat, menunjukkan dampak positif dari pembangunan infrastruktur pertanian," kata Dirjen Suwandi.

Kunjungan ini pun diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia. 

"Dengan demikian, diharapkan upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pertanian akan semakin terbuka dan dapat diikuti oleh wilayah lainnya," tandasnya.

 

Share this post