PENGUMUMAN:
Trimedia.id, Bogor - Persaingan merebut kursi walikota-wakil walikota Bogor semakin memanas. Kelima pasangan calon terus memanfaatkan masa kampanye untuk merebut suara warga Kota Bogor.
Gambaran elektabilitas kandidat ditunjukkan oleh rilis beberapa lembaga survei. Terakhir, survei oleh Charta Politika yang menempatkan pasangan Dedie-Jenal diurutan pertama disusul pasangan Atang-Annida.
Pengamat Politik Kota Bogor, Anton Setyo Nugroho, PhD yang tergabung dalam Forum Cendekia Muda IPB, menilai hasil survei Charta Politika dapat dibaca sebagai sinyal yang baik untuk pasangan Atang-Annida.
“Survey masih menempatkan pasangan Dedi-Jenal diurutan pertama. Namun Charta Politika mengakui bahwa trend nya terus menurun. Dedi-Jenal sempat unggul dengan 44% namun terus mengalami penurunan ke 39%”, ujar Anton.
Pengamat yang menyelesaikan pendidikan S3 dari Jepang ini menambahkan bahwa kondisi tersebut berbanding terbalik dengan Pasangan Atang-Annida. "Paslon 02 ini terus melaju signifikan dari hari ke hari." kata Anton.
Rilis survey Atang awalnya menempatkannya di urutan ke 4 dengan raihan 4%. Namun, masa kampanye yang berlangsung baru 15 hari menunjukan angka yg melejit sangat signifikan. "Trend pasangan Atang-Annida terus merangkak naik ke 8%, 14%, dan terakhir, charta Politika menegaskan Atang-Annida meraih 21%. "Dalam waktu 2 pekan, paslon nomor urut 2 sudah tembus 2 digit." Ungkap Anton. Dirinya juga menambahkan bahwa Forum Cendekia Muda IPB telah melakukan survey yang hasilnya berkebalikan dengan hasil yang diungkap Charta Politika dimana Atang_Annida sudah berada di urutan pertama. Hasil tersebut akan dirilis pada bulan Oktober ini.
Melihat trend yg terus positif, sejalan dengan penerimaan Atang-Annida yang semakin luas, Anton memberikan prediksi Atang-Annida akan terus melejit elektabilitasnya. “Jika trend suara terus berlanjut seperti saat ini, besar kemungkinan pasangan Atang-Annida akan memenangkan perebutan kursi Walikota-Wakil Walikota mendatang”, tutup Anton.